Debat Nasional Perdana, IPB dan UB bertarung di UPN

debat tepa zpsvhdjz8vcKamis (27/04) lomba debat tingkat nasional yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (Himatepa) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur berlangsung cukup sengit. Pasalnya, demi mencapai kursi kemenangan para peserta lomba memperlihatkan persaingan yang cukup ketat. Beberapa universitas besar menjadi peserta dalam lomba tersebut, di antaranya Universitas Brawijaya (UB) Malang, Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Negeri Jember (Unej), hingga Institut Pertanian Bogor (IPB).

Lomba debat ini merupakan salah satu dari rangkaian acara ‘Flow’ (Food Technology Week). Selain debat tingkat nasional, terdapat juga seminar nasional pada Jum’at (28/04) yang turut memeriahkan acara ini. Acara yang mengusung tema “Peran Generasi Cerdas sebagai Pelopor Optimalisasi Komoditas Kopi Lokal Guna Meningkatkan Daya Saing Global” ini merupakan acara tahunan. Tahun ini, Himatepa berinovasi dari tahun sebelumnya yang hanya mengadakan seminar nasional. Sindi (Teknologi Pangan/2015). Salah satu panitia acara ini, mengatakan bahwa tema ini diambil karena kurangnya bahasan yang mengangkat tentang kopi lokal.

Dari sebelas tim yang mendaftar seleksi online, UPN sebagai tuan rumah berhasil memasuki babak semi final. Meskipun begitu, terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan acara ini. Pada awalnya, lomba ini direncanakan untuk digelar di Gedung Technopark. “Dua atau tiga hari orang lembaga bilang mau di-pakek, konsep berubah jadi keteran,” ujar Sandi saat ditanya mengenai kendala. Ia juga mengatakan bahwa dana yang digunakan untuk menyelenggarakan acara ini juga tidak kunjung diterima pihaknya.

Terdapat tiga juri dalam lomba ini yaitu Risky, Anugrah, dan Sri Winarti yang berhalangan hadir karena terdapat jadwal mengajar. Ketiganya merupakan dosen dari Teknoligi Pangan (Tepa). Risky mengatakan bahwa penilaian juri didasarkan pada isi yang mencakup wawasan, kecocokan, metode penyampaian, dan strategi penyampaian yang berkesinambungan antarpeserta. IPB dan UB yang masuk di babak final dipandangnya sangat tepat meninjau dari wawasan, penyampaian, dan kesesuaian topik yang lebih mengena.

“Untuk panitia kedepannya perlu improvment, perlu koordinasi soalnya ini bawa nama baik UPN. Peserta yang nonton ditambah biar bisa nambah pengetahuan, interest, dan membuka diri terhadap dunia luar biar termotivasi melihat wawasan anak IPB, UB, dan lain-lain,” tuturnya. Diharapkan kegiatan ini dapat lebih menambah pengetahuan dan serta dapat menjalin kerja sama dengan kampus-kampus peserta.

Peserta asal IPB sekaligus pemenang dalam kejuaraan debat, Muhamad Irfan Fahtoni dan kelompoknya, mengaku sangat senang mengikuti lomba ini. Baginya setelah meraih kursi utama dia tidak langsung merasa puas diri. Dia mengaku masih akan banyak belajar dan mencari banyak pengalaman lagi terkait debat dan masalah pangan, utamanya kopi.

Saat ditanya mengenai persiapan, dia dan timnya mengaku cukup serius namun tetap berusaha santai menghadapi babak demi babak agar menghilangkan kesan tegang dalam diri mereka. Salah satu cara belajar adalah dengan saling terbuka dalam menyatakan pendapat. Menurut mereka UB merupakan rival yang berat, karena mereka juga memilikiwawasan dan literatur yang sangat banyak untuk dipaparkan. “Sedikit kewalahan namun berkat bidang kami saat ini yaitu pertanian kita tetap optimis dan yakin jadi juara,” jelasnya. Terbukti juara pertama disabet oleh IPB, sedangkan juara kedua diraih oleh UB. [UBD/http://www.pers-upn.com/mainsite/informasi/berita/681-debat-nasional-perdana-ipb-dan-ub-bertarung-di-upn.html]

Program Studi

Fakultas Ekonomi & Bisnis
  1. Ekonomi Pembangunan
  2. Manajemen
  3. Akuntansi
Fakultas Teknik
  1. Teknik Industri
  2. Teknik Kimia
  3. Teknologi Pangan
  4. Teknik Sipil
  5. Teknik Lingkungan
Fakultas Ilmu Komputer
  1. Teknik Informatika
  2. Sistem Informasi
Fakultas Ilmu Sosial & Politik
  1. Administrasi Negara
  2. Administrasi Bisnis
  3. Ilmu Komunikasi
  4. Hubungan Internasional
Fakultas Arsitektur & Desain
  1. Arsitektur
  2. Desain Komunikasi Visual
Fakultas Pertanian
  1. Agroteknologi
  2. Agribisnis
Fakultas Hukum
  1. Ilmu Hukum
Program Pascasarjana
  1. Magister Manajemen
  2. Magister Akuntansi
  3. Magister Manajemen Agribisnis
site stats