Dies Natalis ke 62 : UPN Veteran Jawa Timur BerKIPRAH untuk Indonesia Maju

5 Juli menjadi hari yang istimewa untuk UPN Veteran Jawa Timur, setiap tanggal 5 Juli UPNVJT memperingatinya sebagai Hari Lahir atau Dies Natalis menjadi lembaga perguruan tinggi. Di tahun 2021, perayaan Dies Natalis ke 62 UPNVJT dilakukan dengan sederhana namun khidmat. Acara syukuran yang dilaksanakan di Gedung Technopark lantai 1 dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Dekan dan Kepala Lembaga dan diikuti via daring oleh seluruh dosen, tenaga pendidik dan perwakilan mahasiswa.

Dalam sambutan dan laporan pendidikan, Rektor UPN Veteran Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, MMT menyampaikan bahwa UPN Veteran Jawa Timur tidak boleh berhenti berkiprah sesuai slogan Dies Natalis ke 62 saat ini. “UPN Veteran Jawa Timur ber-KIPRAH untuk Indonesia Maju, arti KIPRAH sendiri adalah = Kreatif, Inovatif, Produktif, Responsif, Amanah dan Harmoni. Dengan tagline KIPRAH tersebut, kita semua bersepakat untuk terus meningkatkan kinerja, secara kreatif, inovatif dengan pelayanan yang cepat dan responsive, dibarengi dengan sifat Amanah yang berintegritas apalagi saat ini sudah mencanangkan zona integritas, dengan Wilayah Bebas Korupsi (WBK), dan tentu semua civitas akademika harus bergerak Bersama dengan harmoni menuju satu tujuan yakni UPN yang bermartabat, mandiri dalam keilmuan dan implementasinya untuk mendorong terciptanya Indonesia maju” tegasnya.

Kemudian Rektor menyampaikan Upaya – upaya pemenuhan SDM unggul dan fasilitas sarana dan prasarana yang memadai telah dilakukan, itu semua untuk menyiapkan agar UPN Veteran Jatim menjadi PTN besar, PTN yang diakui dalam LIGA SATU, yang mempunyai mahasiswa lebih dari 20.000 dengan rasio yang ideal serta fasilitas yang mendukung. Untuk itu sejak 2 tahun terakhir ini UPN Veteran Jawa Timur telah menambah kuota mahasiswa menjadi 5.200  mahasiswa, dan menambah 4 program studi baru termasuk program doctor dan direncanakan tahun ini membuka kembali 5 program studi baru. “Untuk itu, agar kualitas tetap terjamin, mulai tahun ini telah diajukan akreditasi Internasional untuk 13 program studi untuk melengkapi 11 program studi yang sudah terakreditasi A. Tentu kondisi ini akan terus kita tingkatkan Bersama-sama agar kualitas pendidikan dan pengajaran semakin maju dan berkembang”.

Salah satu terobosan dan sumbangsih untuk memberikan percepatan pembangunan berbasis kerakyatan, UPN “Veteran” Jawa Timur membuat terobosan melalui “Teknologi Tepat Guna” atau TTG, teknologi yang membumi, mudah dioperasikan, bisa dibuat dengan bahan baku local, yang selanjutnya akan mendukung “Gerakan Industrialisasi di Pedesaan” yang sebagian besar masyarakatnya adalah petani. TTG sangat erat dan diharapkan signifikan dalam perluasan kesempatan kerja (pro job), pengentasan kemiskinan (pro poor), dan pertumbuhan ekonomi (pro-growth).

Ini semua diharapkan mendukung Visi Pemerintah untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang Berdaulat, dan Mandiri. Apalagi hingga saat ini sudah tercatat lebih dari 200 HKI yang dimiliki UPN Veteran JAtim, dan lebih dari 170 Desain industri yang dihasilkan bahkan sudah di implemenbtasikandi lebih dari 100 daerah 3 T (tertinggal, terluar dan terpencil) di seluruh Indonesia, mulai sabang hingga Merauke, mulai Talaud hingga Saburaijua yang bekerjasama dengan Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi.

Di akhir sambutan, Rektor menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para Dosen, Tenaga kependidikan, stakeholder, alumni dan seluruh mahasiswa yang dengan upaya yang luar biasa saling membantu dan mendukung serta menciptakan kampus UPN Veteran Jatim kondusif dan nyaman untuk belajar, berkreasi, berinovasi melakukan tridarma sehingga UPN Veteran Jatim mempunyai prestasi saat ini.

“Tentu ke depan, Sebagai kampus bela Negara, UPN “Veteran” Jawa Timur terus berbenah, menatap masa depan bangsa yang lebih sejahtera, adil dan makmur sebagaimana amanat dari para para Pejuang Kemerdekaan dan Pahlawan Bangsa. Disinilah para putra-putri bangsa menemukan “Widya Mwat Yasa” yang sesungguhnya dalam menatap masa depan” tutupnya.

SIADU :: Sistem Informasi Aduan