International Seminar Of Research Month 2019 : Pengembangan Penelitian Berfokus Pada Kesejahteraan Manusia

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UPN Veteran Jawa Timur menyelenggarakan agenda tahunan yaitu bulan penelitian (Research month) yang puncaknya akan diadakan pada bulan Desember 2019 dengan tema Global Society 5.0 yang dimulai dengan acara seminar internasional bertemakan “The 4th International Seminar of Research Month”. Seminar internasional ini menjadi agenda tahunan yang ke 4 yang diselenggarakan LPPM dalam menyambut bulan penelitian (research month) dan  bertempat di Gedung Giri Pascasarjana UPN “Veteran” Jawa Timur, Rabu (9/10)

Saat membuka acara, Rektor UPN “Veteran” Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. H. Akhmad Fauzi, MMT, CHRA berterimakasih pada panitia karena telah mengadakan acara tahunan lebih baik dari tahun sebelumnya dengan menghadirkan 2 pakar dari luar negeri yaitu Taiwan dan Jepang, “International Seminar of Reseach Month 2019 (ISRM 2019) ini diadakan sebagai diseminasi hasil Penelitian, Inovasi dan kegiatan pengabdian masyarakat dari dosen dan mahasiswa dan praktisi Profesional guna menunjang tri dharma perguruan tinggi UPN “Veteran” Jawa Timur” tuturnya.

Lebih lanjut, Rektor juga menyampaikan harapannya agar acara seperti ini lebih sering dilakukan kedepan agar apa apa yang dihasilkan di tahun ini bisa dikembangkan dan untuk mempertemukan para Peneliti, Akademisi, mahasiswa dan praktisi profesional, serta pentingnya menjalin networking diantara mereka dalam lingkup lokal ataupun internasional, tambahnya.

Ketua panitia ISRM 2019 Ade Kusuma, S.Sos. M.Med.Kom (Dosen FISIP) menjelaskan bahwa pemilihan tema Global Society 5.0 : Sciences, Innovation, and Social Econony Dynamic guna menjawab tantangan menyambut global society 5.0 di era revolusi industri 4.0 karena di era ini perguruan tinggi dan segala aspek didalamnya memiliki peran mengembangkan ilmu pengetahuan melalui penelitian, dan memotivasi serta berupaya menciptakan human capital yang berkualitas yang dapat menciptakan inovasi – inovasi yang berfokus pada kesejahteraan manusia kedepannya.

The ISRM 2019 sendiri menghadirkan tiga keynote speaker yang berasal dari Indonesia, Taiwan, dan Jepang. Terbagi 3 sesi yang dimulai Pembicara pertama adalah ketua LP3M Dr. Indrawati, Ak, MM, CA, CMA dari UPN “Veteran” Jawa Timur memaparkan tentang bagaimana mengimplementasikan konsep “Bela Negara” di era Revolusi Industry 4.0. Pembicara kedua berasal dari National Taiwan Univesity of Science and Technology (Taiwan Tech), Assoc.Prof. Chao-Lung Yang, Ph.D mempresentasikan tentang Taiwan’s STEM education yang diterapkan oleh pemerintah, akademisi dan berkolaborasi dengan praktisi industri di Taiwan. Pembicara ketiga adalah Upalat Korwatanasakul, Ph.D merupakan seorang programme Manager Research and Policy Analysis (RPA) ASEAN – Japan Centre, menjelaskan tentang relasi antara Jepang dan negara-negara di ASEAN dalam perkembangan industri otomotif secara global.

International Seminar of Research Month tahun ini terbagi menjadi 2 sesi yaitu Seminar itu sendiri dan dilajutkan dengan seaseon kelas yang terbagi 8 kelas panel  diikuti 179 Pemakalah yang terdiri dari berbagai latar belakang keilmuan, antara lain Pertanian, Arsitektur dan Desain, Teknik, Hukum, Ekonomi dan Bisnis, serta Ilmu Sosial dan Politik. (ali)