Kejar Imunitas Massal, UPN Veteran Jawa Timur Gelar Vaksinasi Covid-19, 5000 Dosis Vaksin Untuk Civitas Akademika

Guna mempercepat imunitas massal, memutus rantai penyebaran covid-19 dan mendukung program vaksinasi pemerintah, UPN Veteran Jawa Timur menggelar Vaksinasi Covid-19 untuk Keluarga Besar UPN Veteran Jawa Timur, Sabtu (7/8). Sebanyak 5000 dosis vaksin astrazeneca diberikan kepada 5000 pendaftar dari mahasiswa, keluarga dosen dan tenaga pendidik, alumni dan warga sekitar rungkut dan gununganyar.

Vaksinasi yang berlangsung di gedung serbaguna Giriloka ini merupakan kolaborasi antara Forkopimda Jatim dan Forkopimda Kota Surabaya, serta Kepala dinas Pendidikan Jatim yang mengkoordinasikan komunikasi dengan perguruan tinggi, yang menjadi mitra di dalam proses percepatan vaksinasi.

Rektor UPN Veteran Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, MMT.,IPU menyampaikan Vaksinasi hari ini sebanyak 5000 dosis vaksin, “target 5000 dosis vaksin ini diberikan kepada civitas akademika UPN Veteran Jawa Timur. vaksinasi ini merupakan langkah awal untuk menuju herd immunity atau imunitas massal, tentunya jika sudah 60% vaksinasi jalan maka semuanya akan bisa normal kembali” tutur Rektor.

Rektor menambahkan bahwa pelaksanaan vaksinasi ini didukung oleh sistem integrasi IT yang ada di UPN Veteran Jawa Timur. “mulai dari pendaftaran, penyusunan jadwal hingga proses input data registrasi dan cetak kartu vaksin peserta semuanya menggunakan jaringan yang ada di UPNVJT, peserta dari mulai ambil nomor antrian hingga tahap cetak kartu vaksin hanya memakan durasi 15-30 menit”.

Kemudian, dalam kunjungan vaksinasi di UPN Veteran Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Kajati Jatim Mohammad Dofir, Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiawan, PLH Sekda Prov Jatim Heru Tjahjono, didampingi Walikota Surabaya Eri Cahyadi dan Rektor UPN Veteran Jawa Timur mengatakan percepatan vaksinasi ini tenaga kesehatannya dari Walikota Surabaya dan Vaksinnya dari Pemprov Jatim.

“Seluruh jajaran Kampus di Surabaya membangun sinergitas yang luar biasa, support dari Kapolda Jatim, dari Pangdam V Brawijaya, inilah bentuk guyub rukun,” ucap Khofifah saat melakukan kunjungan di UPN Surabaya.

Khofifah juga mengatakan bahwa semua punya tugas yang sama, untuk memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat, antara lain saat pandemi covid seperti sekarang, melakukan percepatan vaksinasi.

“Saat pandemi covid seperti sekarang sama-sama mengajak warga supaya tetap menjaga disiplin protokol kesehatan,” katanya.

Lebih lanjut, Gubernur mengatakan. Kampus bisa segera melakukan perkuliahan tatap muka jika PPKM-nya terus menurun. Kalau level 4 turun level 3, turun level 2, turun level 1, vaksinasinya jalan, protokol kesehatannya jalan, maka pembelajaran tatap muka bisa dimulai, perkuliahan tatap muka juga bisa dimulai, maka SDM berkualitas bisa kita wujudkan bersama.

Sementara itu, saat meninjau lokasi vaksin, walikota Surabaya, Eri Cahyadi, ST.,MT berpesan kepada mahasiswa bahwa vaksin ini adalah salah satu mata rantai memutus rantai penularan covid-19.”ojo wedi, ayo wani vaksin, insya allah surabaya sehat, wargane sehat, kampus sehat, pendidikan mlaku” tegas Eri.

SIADU :: Sistem Informasi Aduan