Menhan : Mahasiswa Baru Generasi Emas Indonesia Wajib Punya Karakter dan Ideologi Pancasila

Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UPN Veteran Jawa Timur menjadi ajang untuk memperkuat karakter dalam diri mahasiswa baru. Salah satunya adalah kegiatan Kuliah Umum Wawasan Bela Negara yang diberikan langsung oleh Menteri Pertahanan RI, Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu setelah Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke 58 tahun 2019, Rabu (14/8).

Dalam kuliah umum ini Menhan berpesan agar para mahasiswa mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin bangsa pada masa datang. Ia meminta agar seluruh mahasiswa memahami betul konsep berbangsa dan bernegara dalam perspektif demokrasi Pancasila berdasarkan Undang-undang Dasar 1945.

“Pada saat Indonesia emas 2045, kalianlah yang menjadi pemuda -pemudi pemimpin bangsa, karena itu mulailah hari ini dengan hal – hal yang baik, salah satunya menyangkut kebangsaan yang ujungnya Pancasila. Karena Pancasila adalah perekat dan pemersatu bangsa. Jika dirusak, bangsa akan terpecah dan juga kalian jangan sampai mengikuti isu – isu yang tidak jelas. Apalagi kegiatan yang mengarah pada radikalisme” katanya.

Menhan menuturkan, wujud bela negara adalah pengamalan Pancasila, didalamnya sudah jelas apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Generasi muda juga harus memiliki jiwa NKRI. “NKRI itu harga mati, tidak ada Namanya NKRI plus NKRI syariah atau apalah itu namanya, sebab hal itu sudah  ada di dalam Pancasila” tegasnya.

Lebih lanjut, Menhan menekankan beberapa hal seperti ilmu pengetahuan menjadi faktor penting menjadi generasi bangsa yang cerdas, namun hal ini tidak berarti jika tidak diperkaya dengan karakter dan wawasan kebangsaan yang kuat. Kemudian kepada mahasiswa baru agar nantinya bisa menjadi pemimpin yang memberikan solusi dan mengedepankan hati nurani. “jadilah kalian nanti pemimpin – pemimpin yang rendah hati dan pandai merasa, bukan merasa pandai”

Kualitas generasi muda tidak hanya memiliki kecerdasan, keterampilan dan kompetitif, namun diimbangi dengan kualitas mental ideologi Pancasila yang kuat, berakhlak mulia, cinta tanah air, berwawasan kebangsaan, berjiwa nasionalisme dan patriotism, serta memiliki semangat bela negara yang tinggi.

Sementara itu, Rektor UPN Veteran Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, MMT menyatakan UPN Veteran Jawa Timur sebagai Kampus Bela Negara memang telah menggunakan kurikulum Bela Negara sejak mahasiswa baru. “kurikulum ini digunakan untuk membina mahasiswa dalam rangka mencintai tanah air. Penguatan karakter tentang anti narkoba, anti radikalisme, anti terorisme dan mengamalkan nilai bela negara dalam setiap kegiatan Tri dharma kami harapkan bisa menguatkan jiwa Pancasila dalam diri masing – masing mahasiswa”