UPN Jatim Bawa Misi Bangkitkan Lagi Semangat Masyarakat Palu di KKN Penanggulangan dan Pemulihan Pasca Bencana

Konsistensi UPN Veteran Jawa Timur dalam berperan serta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. Sebanyak 24 orang peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Penanggulangan dan Pemulihan Pasca Bencana Gempa dan Tsunami Palu yang terdiri dari 2 orang medis, 2 orang dosen pendamping lapangan dan 20 orang mahasiswa yang terbagi dalam 2 kelompok ini diberangkatkan langsung oleh Rektor UPN Veteran Jawa Timur di halaman Gedung rektorat. (19/10)

Pelaksanaan KKN ini akan berlangsung selama 10 hari mulai tanggal 20 sampai 29 oktober 2019 dibawah koordinasi BNPB dan Dinas Kesehatan Kota Palu. Selama 10 hari mereka akan membantu masyarakat palu yang terkena dampak gempa dan tsunami yang berada di tempat pengungsian sementara di wilayah kota Palu.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Dr. Ir. Sukendah, MSc menyatakan bahwa peserta KKN penanggulangan dan pemulihan pasca bencana ini dipilih dari perwakilan masing – masing fakultas yang ada di UPN Veteran Jawa Timur. “sebelum berangkat, mereka diberi pembekalan selama 2 hari meliputi pembekalan umum KKN dan pembekalan di bidang kesehatan agar mereka bisa langsung terjun dan berperan serta untuk memulihkan semangat masyarakat keadaan pasca bencana di Palu” ujarnya.

Sementara itu, UPN Veteran Jawa Timur berhasil mengumpulkan donasi peduli Palu sebesar Rp. 20.290.000 dengan rincian donasi dari rektorat Rp. 4.705.000, Fakultas Pertanian Rp. 3.820.000, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Rp. 1.070.000, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Rp. 960.000, Fakultas Teknik Rp. 2.000.000, Fakultas Ilmu Komputer Rp. 1.750.000, Fakultas Arsitektur dan Desain Rp.1.100.000, Fakultas Hukum Rp. 850.000, Unit Pelayanan Terpadu Bahasa, TIK dan Perpustakaan Rp. 835.000 dan LPPM Rp. 3.200.000. donasi ini akan langsung dipakai untuk membeli kebutuhan yang mendesak bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah.