Gebyar Innotek Jatim 2018, Ajang Pamer Inovator Teknologi Jawa Timur

Gebyar Inovasi dan Teknologi Jawa Timur 2018 digelar pada 21 – 23 November 2018 di Gedung Giriloka ini merupakan hasil kerjasama Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur dengan UPN Veteran Jawa Timur. Pameran inovasi dan teknologi ini menampilkan berbagai hasil riset, inovasi teknologi dan produk unggulan hasil pengembangan system inovasi daerah (SIDA).

Dalam opening ceremony yang dibuka oleh Wahid Wahyudi sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdaprov Jatim dihadiri 300 undangan dari berbagai kalangan akademisi dan masyarakat perwakilan jawa timur. Turut hadir juga Rektor UPN Veteran Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, MMT, Prof. Dr. Ir.Teguh Soedarto, MP dan Prof. Dr. John Vong dari Direktur Internasional Center ASEANA Management (ICAM) dan National University of Singapore.

Ketua Panitia sekaligus Kepala Balitbangprov Jatim, Ardo Sahak menyatakan pameran ini merupakan trigger atau pemantik semangat bagi inovator – inovator muda dari akademisi, UMKM dan pihak swasta untuk menampilkan hasil riset, inovasi teknologi. “tentunya pameran inovasi teknologi ini juga menjadi ajang bagi industri untuk mencari hasil riset yang inovatif dan bernilai ekonomi untuk kemudian diolah menjadi produk komersial”

Ardo juga menjelaskan pameran ini tidak hanya menyajikan hasil karya dan produk inovasi, tetapi juga ada kegiatan pendukung seperti seminar internasional, demo produk, workshop, talk show, lomba – lomba kreatif dan temu bisnis sehingga bisa terjadi edukasi dan transfer pengetahuan ke masyarakat.

Rektor UPN Veteran Jawa Timur, Akhmad Fauzi berkomentar bahwa gebyar innotek jatim 2018 ini merupakan ajang untuk menunjukkan bahwa inovasi dan kreatifitas warga jawa timur sangat luar biasa dan perlu diwadahi dalam pameran seperti ini Dia berharap pameran – pameran seperti ini akan berkelanjutan dan masyarakat jawa timur harus mengembangkan inovasi – inovasi yang lain dan bisa diimplementasikan untuk kesejahteraan masyarakat nantinya.

“Kolaborasi dari pemerintah daerah, perguruan tinggi dan pihak swasta ini sangat penting untuk mewujudkan inovasi dan kreatifitas yang diciptakan perguruan tinggi bisa dikembangkan pihak swasta dan didukung pemerintah daerah untuk inovasi dan kreatifitas tersebut bisa diimplementasikan kepada masyarakat” ujarnya.

Ditemui setelah kunjungan pameran, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdaprov Jatim Wahid Wahyudi memberikan apresiasi kepada balitbangprov yang bekerjasama dengan UPN Veteran Jawa Timur dalam mengadakan acara gebyar innotek ini, dengan acara ini bisa memberikan semangat pada ilmuwan, peneliti dan innovator bahwa karyanya bisa dipamerkan dan dilihat masyarakat, kemudian masyarakat bisa tau inovasi apa yang terbaru dan bisa mereka kembangkan dan dimanfaatkan.

Wahid berharap acara ini bisa menjadi acara tahunan dan balitbangprov bisa memfasilitasi para innovator untuk berkolaborasi dengan pihak pengusaha. “pameran – pameran seperti ini bisa menjadi momentum yang baik bagi innovator dan para pengusaha untuk saling berkolaborasi mewujudkan produk teknologi terbaru yang bisa bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat”

Sementara itu, peserta pameran gebyar innotek jawa timur ini antara lain LPPM UPN Veteran Jawa Timur, CPPBT (Gula Semut + Cascara), Pusat Sudi Pesisir dan Kelautan Universitas Brawijaya Malang, Disperindag Prov. Jawa Timur, SMP Negeri 1 Ponorogo, UMKM Rejowinangun Kab. Blitar, Fakultas Pertanian Unitomo, UPT Akademi Keperawatan Madiun dan 50 peserta lainnya.